Penegakan Hukum terhadap Pertambangan Tanpa Izin Menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara

Authors

  • Reggy Rahadian Taufiqurahman Fakultas Hukum Universitas Kuningan, Jawa Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25134/savana.v1i03.827

Keywords:

Law Enforcement; Illegal Mining; Mineral and Coal Mining

Abstract

This study aims to understand the law enforcement process related to illegal mining activities and whether business actors involved in these activities receive legal protection or assistance from the government when facing problems. Using a normative legal research method, this study concludes that: 1. Law enforcement against illegal mining activities as regulated in Law Number 4 of 2009 concerning Mineral and Coal Mining is carried out through three legal areas: Administrative, Civil, and Criminal Law Enforcement. 2. Business actors conducting illegal mining activities, when facing problems related to their mining activities, whether with the surrounding community or with other mining companies, will not receive legal assistance in resolving them. However, these business actors will still receive legal protection from the local and central governments.

References

Aras Firdaus, Suhaidi Suhaidi, Sunarmi Sunarmi, and Jelly Leviza, Tanggung Jawab Hukum Korporasi Pertambangan Mineral Dan Batubara Dalam Pemulihan Lingkungan Hidup Pasca Pencabutan Izin Usaha Pertambangan Sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan, Eureka Media Aksara (Eureka Media Aksara, 2024)

Astuti Fadillah, ‘Problematika Tambang Ilegal Dalam Perspektif Hukum Pidana Di Indonesia’, LUTUR Law Journal, 5.2 (2024), doi:10.30598/lutur.v5i2.16272

Elva Rohmah, ‘Otonomi Khusus Sebagai Bentuk Desentralisasi Politik Pada Daerah Rentan Konflik’, Legacy: Jurnal Hukum Dan Perundang-Undangan, 3.2 (2023), doi:10.21274/legacy.2023.3.2.181-198

Fatimah, Siti, ‘Pengalihan Kewenangan Perizinan Usaha Pertambangan dalam Undang-Undang Mineral dan Batubara Perspektif Desentralisasi’, doi:https://doi.org/10.33648/jtm.v4i1.273

Irawan, Anang Dony, and Umar Sholahudin, ‘Analisis Penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia’, doi:http://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/9632

Kuswan Hadji, Devina Angelica, Efi Lailatun Nisfah, Erlingga Savril Maharani, Herfita Ayu Nayla, and Clara Oktaviana, ‘Perlindungan Hukum Terhadap Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Tata Negara’, ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2.3 (2024), pp. 25–33, doi:10.59246/aladalah.v2i3.851

Melvin Dhiva Ananda, Ulfha Aziza, and Aulia Ramada, ‘Wulandari, W., Ananda, M. D., Aziza, U., & Ramada, A. (2024). Peran Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Dalam Meningkatkan Tanggung Jawab Sosial P. Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 8(11), 61–70. https://doi.org/10.3783/causa.v8i11.7907’, 7.4 (2024).

Muhammad Adhe Agassi, Rikki Hendrawan, ‘Analisis Politik Hukum Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara’, 2023, doi:10.5281/ZENODO.10282684

Nugraha, Trias, ‘Penegakan Hukum dalam Penanggulangan Pertambangan Batubara Illegal’, Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 1.01 (2024), pp. 1–8, doi:10.25134/savana.v1i01.33

‘Pralampita, T. (2024). Negara Hukum Dan Demokrasi Terkait Implementasinya Di Indonesia. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(2), 18. Https://Doi.Org/10.53697/Iso.V4i2.1987’

‘Prasetyawan, B. (2023). Pelaksanaan Kewajiban Divestasi Saham Dalam Rangka Penanaman Modal Asing Di Bidang Pertambangan Mineral Dan Batubara Pasca Terbitnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Uu Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara. Unes Law Review, 5(4), 3724-3735. Unes Law Review, 5.4, doi:https://doi.org/10.31933/unesrev.v5i.680.

Soeprijanto, Troeboes, ‘Land Reform-Reform Agraria-Redistribusi Lahan Perspektif Pasal 33 Ayat 3 Uud 1945’, Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan, 12.1 (2023), pp. 55–66, doi:10.26877/civis.v12i1.14461

Widyaningrum, Tuti, and Muhammad Rifqi Hamidi, ‘Pembaruan Hukum Pertambangan Mineral Dan Batubara Menuju Keadilan Dan Kepastian Hukum Yang Berkelanjutan Uuntuk Masyarakat Indonesia’, IBLAM LAW REVIEW, 4.3 (2024), pp. 11–22, doi:10.52249/ilr.v4i3.436

Yanto, Andri, and Fadila Salbilla, ‘Yanto, A., Salbilla, F., & Sitakar, R. C. (2023). Implikasi Resentralisasi Kewenangan Pertambangan Timah Terhadap Potensi Pendapatan Daerah di Bangka Belitung. Jurnal Interpretasi Hukum, 4(2), 344-357.’, 4.2 (2023), doi:https://doi.org/10.22225/juinhum.4.2.7756.344-357

Yogi Pratama and Hamdani Hamdani, ‘Analisis Yuridis Potensi Perubahan Nomenklatur Serta Bentuk Hukum Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Literature Review: Juridical Analysis Of Potential Changes In The Nomenclature And Legal Form Of The West Kalimantan Regional Development Bank’, Professional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 11.1 (2024), doi:10.37676/professional.v11i1.5964

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Reggy Rahadian Taufiqurahman. (2024). Penegakan Hukum terhadap Pertambangan Tanpa Izin Menurut Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara . Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 1(03), 187–196. https://doi.org/10.25134/savana.v1i03.827

Issue

Section

Articles