Plagiarism Policy

Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan etika publikasi ilmiah. Seluruh artikel yang diajukan harus merupakan karya asli penulis dan bebas dari segala bentuk plagiarisme.

Jurnal ini menerapkan kebijakan sebagai berikut:

  • Plagiarisme dalam bentuk apa pun, termasuk plagiarisme diri sendiri (self-plagiarism), tidak diperkenankan.
  • Penulis wajib memastikan bahwa artikel yang diajukan merupakan hasil karya asli dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya, kecuali dalam bentuk yang diperbolehkan sesuai ketentuan akademik.
  • Setiap penggunaan ide, data, gambar, tabel, metode, maupun kutipan dari karya pihak lain harus disertai dengan sitasi dan referensi yang sesuai.
  • Penulis tidak diperkenankan mengirimkan artikel yang sama atau memiliki substansi yang serupa ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan.
  • Pengakuan terhadap kontribusi dan karya ilmiah pihak lain harus diberikan secara tepat melalui pencantuman sumber rujukan yang relevan.
  • Artikel yang terbukti mengandung unsur plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, atau pelanggaran etika publikasi lainnya akan ditolak oleh Dewan Redaksi.

Proses Pemeriksaan Plagiarisme

Untuk memastikan orisinalitas dan kualitas artikel yang diterbitkan, seluruh naskah yang masuk akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme sebelum memasuki tahap review.

Proses pemeriksaan dilakukan melalui tahapan berikut:

  1. Pemeriksaan Awal oleh Tim Editorial

Tim editorial melakukan pemeriksaan awal terhadap kesesuaian ruang lingkup jurnal, kelengkapan naskah, serta ketepatan sitasi, kutipan, dan daftar pustaka.

  1. Pemeriksaan Similarity

Setiap naskah akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan naskah, seperti Turnitin, untuk mengidentifikasi potensi plagiarisme.

  1. Batas Tingkat Kemiripan

Jurnal menetapkan batas maksimum tingkat kemiripan (similarity index) sebesar 20%, dengan pengecualian pada daftar pustaka, kutipan langsung yang ditulis sesuai kaidah ilmiah, nama institusi, dan frasa umum yang tidak dapat dihindari.

  1. Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan

Naskah yang memiliki tingkat kemiripan melebihi batas yang ditetapkan dapat dikembalikan kepada penulis untuk direvisi atau ditolak, berdasarkan hasil evaluasi dan pertimbangan Dewan Redaksi.

  1. Penolakan Naskah

Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme substansial atau pelanggaran etika publikasi akan ditolak dan tidak diproses lebih lanjut.